Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
0

Ikan Termahal 1.6 Milyar!!

Ini kisah tak lazim. Seekor ikan tuna hasil tangkapan berhasil menembus harga tertinggi dalam pelelangan pasar ikan terbesar Tsukiji di Tokyo, Jepang. Ikan yang dijual dengan harga US$ 174 ribu itu diklaim sebagai ikan termahal di dunia.

Penggemar tuna di Jepang dikejutkan hasil penjualan seekor ikan tuna dengan kualitas terbaik yang berhasil menembus harga pasaran ikan dunia. Ikan dengan harga 20,2 juta yen atau setara dengan US$ 174 ribu. Selain menciptakan rekor harga tertinggi dalam perdagangan ikan, hasil penjualan itu diharapkan dapat menyaingi kualitas produk negara-negara pengimpor lainnya.

Galibnya setiap awal tahun, tempat yang ramai dikunjungi di Jepang adalah pasar ikan. Misalnya seperti yang terjadi di pasar pelelangan ikan Tsukiji. Sebagian besar produsen makanan laut berbondong-bondong memburu pelelangan berbagai hewan laut. Setiap tahun pula, Pasar Ikan Tsukiji ini menyediakan lebih dari 60 ton bahan makanan laut dengan total penjualan mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Dari berbagai jenis hasil laut, ikan tuna memang menjadi favorit warga Jepang. Bahkan permintaan produk tuna pun setiap terus meningkat setiap tahun.


Tuna adalah ikan laut yang terdiri dari beberapa spesies dari famili Scombridae, terutama genus Thunnus. Ikan ini adalah perenang handal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, daging ikan ini berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin dari pada ikan lainnya. Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti tuna sirip biru (bluefin tuna), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi.

English Version : 

An enormous Bluefin tuna -- a fish prized as sushi -- sold for a record $173,600 Friday in the first auction of the year at Tokyo's main fish market.

At $391 a pound (P 43,010 per kilo), the 444-pound fish was the most expensive auctioned off at the Tsukiji Central Fish Market in years. In 1996, a 250-pound Bluefin fetched $44,100.

Called honmaguro in Japanese, Bluefin tuna is popularly served raw as sashimi or sushi in restaurants where a plate of slices can command a bill of more than $100.

Both fish were caught in the Pacific Ocean off Aomori Prefecture in northern Japan, an area known for the quality of its tuna.

"It's kind of like a brand name," market official Takashi Yoshida said.

Yoshida declined to identify the buyer, but speculated that he may have been willing to pay a premium because the fish auctioned Friday was the first catch put on the block this year.

Tsukiji is the largest of Tokyo's 11 wholesale fish markets, handling about 90 percent of the seafood that ends up on the city's tables.

...Read More
0

PAUS NARWHAL IKAN PAUS BERTANDUK yang LANGKA dan UNIK

Narwhal (Monodon monoceros) adalah nama salah satu paus yg paling tidak diketahui manusia. Nama “narwhal” berasal dari bahasa Norse Kuno yg berarti “paus mayat”. Nama itu diberikan karena kebiasaannya yg kadang-kadang berenang tak bergerak di permukaan laut dengan posisi perut menghadap ke atas & warna tubuhnya yg bertotol-totol kelabu seperti pelaut yg tenggelam. Mereka diketahui hanya hidup di seluruh perairan Kutub Utara, tepatnya di Samudera Arktik. Narwhal adalah paus bergigi & termasuk karnivora yg memakan hewan-hewan laut seperti ikan, udang, atau cumi-cumi..



Tanduk spiral narwhal yang misterius ternyata berfungsi sebagai sensor raksasa yang membantunya mengetahui kualitas air dan untuk “mencium” narwhal lainnya.



Tanduk paus narwhal yang panjangnya bisa mencapai 2,4 meter itu telah sejak lama menjadi teka-teki para ahli alam dan pemburu. Penjelasan mengenai fungsinya pun seringkali menimbulkan perdebatan, begitu kata Dr. Martin Nweeia, seorang peneliti Harvard School of Dental Medicine.

Menurut Nweeia, tanduk tersebut sepertinya memiliki kemampuan penginderaan hidrodinamik. Ia mengungkapkan hal ini dalam prsentasi di Konferensi mengenai Biologi Mamalia Laut di San Diego.



Narwhal (Monodon monoceros) adalah sejenis paus yang termasuk sangat langka. Panjang tubuhnya mencapai 4 hingga 4,5 meter, dan kebanyakan dijumpai di perairan lautan Artik sekitar Kanada, tapi kadang juga terlihat jauh ke timur hingga Rusia.

Tim Nweeia menemukan bahwa tanduk narwhal serupa dengan membran dengan permukaan yang amat sensitif. Ada sekitar 10 juta saraf yang terhubung ke permukaan tanduknya, guna mendeteksi perubahan suhu, tekanan, dan kadar garam air.

“Tidak ada sesuatu yang sebanding dengannya di alam dan tak ada yang lebih unik dari tanduk narwhal dalam hal bentuk, kenampakan, dan fungsinya.





Setiap paus narwhal (Monodon monoceros) juga menggunakan suara untuk berkomunikasi satu sama lain seperti halnya lumba-lumba atau ikan paus lainnya. Bahkan, masing-masing kemungkinan memiliki suara unik yang juga menunjukkan identitasnya.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa mamalia laut menggunakan sinyal suara untuk berkomunikasi satu sama lain di dalam air. Penelitian terakhir bahkan menunjukkan bahwa paus punya dialek.

Namun, belum banyak penelitian yang mempelajari identitas suara seperti yang diguankan paus narwhal. Para penelitinya yakin paus narwhal menggunakan suara untuk mengenali sesamanya dan membedakan satu individu dengan individu lainnya.

Hal tersebut disimpulkan para ilmuwan setelah mempelajari suara tiga ekor narwhal di Teluk Admiralty di Pulau Baffin, Kanada. Mereka menggunakan perekam elektronik yang ditempel di badan mamalia raksasa tersebut.



“Untuk pertama kalinya, kami benar-benar dapat mengikuti hewan tersebut kapan saja mereka bersuara dan ke mana saja mereka bergerak,” kata Ari Shapiro dari the Woods Hole Oceanographic Institution.

Meskipun salah satu alat perekamnya hilang, dua yang tersisa telah menunjukkan bentuk suara yang berlainan, berupa suara siulan dan denyutan. Shapiro menunjukkan bahwa kedua jenis suara bukanlah sinyal yang dipakai untuk bertukar informasi mengenai sumber makanan, tapi sekedar menunjukkan identitas individu dalam komunikasi sosial.

Apa yang dilakukan paus narwhal mirip dengan lumba-lumba hidung botol yang juga mengeluarkan suara siulan untuk berkomunikasi. Meskipun data-data mengenai komunikasi di antara paus narwhal masih minim, para ilmuwan yakin ia memiliki pendengaran yang sangat peka seperti halnya paus lainnya.

Mereka rutin melakukan migrasi hingga ribuan kilometer dan berkelompok. Maka dengan suara yang berbeda-beda, masing-masing dapat membedakan individu dalam kelompoknya atau kelompok lainnya. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Acoustical Society of America edisi September 2006.

...Read More