Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
12

Hidup Untuk Berbagi

Hidup untuk berbagi bagi Semua makhluk ciptaan Tuhan yang selalu mementingkan kebersamaan. Hidup untuk berbagi adalah salah satu cara yang tepat untuk menjalin hubungan antar sesama. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan manusia yang lain. Seperti yang slogan yang lagi marak diomongkan oleh banyak blogger di suatu seo contest yaitu franco.web.id dan goo-sharing.com.

Hidup untuk berbagi adalah suatu pedoman yang harus kita pegang betul dalam hidup bermasyarakat. Setiap orang menjalani roda kehidupan yang sama yaitu terkadang diatas maupun dibawah. Nah dengan hidup untuk berbagi maka semua akan berjalan seimbang meski sedang ditimpa suatu keterpurukan. Dengan adanya itu kita bisa bangkit dan semangat lagi untuk mengoptimalkan agar kita bisa diatas lagi.

Semua orang berhak mendapatkan suatu kebahagiaan. Namun terkadang mereka yang sudah merasa diatas lupa yang ada dibawah. Bahkan mengacuhkannya dengan hina. Tak sepantasnya sifat manusia bersifat seperti itu. Di dunia sudah diciptakan secara berpasangan. Apabila setiap manusia menerapkan Hidup untuk berbagi dengan sesama. Maka tidak akan tindak kriminal, kericuhan dan sesuatu yang membuat resah dalam bermasyarakat. Sekecil apapun kebaikan bisa membahagiakan orang lain maka itulah yang disebut hidup untuk berbagi.

Dukungan buat temen gw Astaga.com lifestyle on the net, Astaga.com lifestyle on the net mengejar ketertinggalan di kontes astaga. Semoga ini bisa bermanfaat. belajar dan berbagi dan Solo Travel

...Read More
1

**TIPS** Bosan masak Mie Instant gitu gitu aja?MUST SEE



Siapa sih yang tidak kenal Mie Instant? Well...mestinya sih saya harus menggunakan kata mie instan tanpa harus menyebut merek disini. Tapi imie instan sudah melekat sedemikian eratnya sehingga sering digunakan interchangebly (dapat dipertukarkan), seperti halnya aqua terhadap seluruh air mineral.

Saya yakin para agan sudah hafal di luar kepala bagaimana cara memasak Mie Instant. Panaskan air hingga mendidih, masukkan mie dan bumbunya. Cara ini yang kemudian diperbaiki oleh para pedagang Mie Instant dengan menaruh bumbu ke dalam mangkok untuk mengatur banyaknya kuah hingga rasanya sesuai selera dan mencampurnya dengan bahan-bahan tambahan seperti sayur, tomat, telor, kornet, keju, dll.

Intinya cara memasak Mie Instant sesuai instruksi di bungkusnya yah seperti di atas tadi. Bosan gak sih? Kalau kita punya bahan-bahan tambahan sih gak jadi masalah. Masukkan bakso, atau pangsit, atau apapun yang kita pikir enak untuk dimasukkan dan kita akan memperoleh Mie Instant dengan rasa yang totally beda. Tapi jika para Agan tidak punya bahan tambahan lain, cara di bawah ini mungkin bisa dicoba untuk memberikan sensasi yang berbeda terhadap Mie Instant kita.

1. Hancurkan Mie Instant

Instruksi di bungkus Mie Instant menyuruh kita untuk memasukkan Mie Instant dengan utuh. Nah... kita coba cara lain dengan menghancurkan Mie Instant kita. Kita akan dapatkan Mie Instant matang namun kecil-kecil seperti halnya kita makan muesli. Yang kita peroleh adalah sensasi berbeda di lidah saat memakannya.

Namun, hati-hati dengan cara ini. Secara fisiologi sel, dengan menghancurkan Mie Instant Anda sebenarnya memperbesar permukaan Mie Instant yang bersentuhan dengan air panas. Yang terjadi adalah Mie Instant Anda akan cepat menyerap air panas dan lebih cepat matangnya. Oleh karena itu, para Agan harus menjaga jangan sampai Mie Instant tidak terlalu lembek. Cara ini cocok untuk semua rasa Mie Instant.

2. Goreng dengan mentega

Mie Instant (baik utuh atau dihancurkan sesuai selera) bisa digoreng dulu dengan menggunakan mentega hingga berwarna kecoklatan. Lalu masukkan air dan rebus Mie Instant hingga matang. Karbon yang dihasilkan dari penggorengan Mie Instant dengan mentega akan memberikan rasa yang berbeda bagi Mie Instant Agan. Perlu diperhatikan bahwa karena mentega itu rasanya asin perlu hati-hati dalam pengaturan bumbu agar rasanya tidak keasinan.

Cara ini lebih cocok untuk Mie Instant rasa standard seperti kaldu ayam atau ayam bawang. Saya tidak menyarankan untuk mencobanya untuk Mie Instant yang berasa khusus seperti kari ayam, soto koya, dll.

3. Ifu-Mie Instant

Saya yakin Agan tahu apa itu ifu-mie. Mie yang digoreng kering yang disiram pakai kuah kental yang panas. Kalau mau sedikit repot, para Agan bisa mencoba dengan merebus sebentar Mie Instant hingga matang, tiriskan, lalu goreng Mie Instant tersebut dengan minyak hingga kering crispy.

Bikin kuah Mie Instant, lalu tuangkan campuran tepung terigu/maizena dengan air ke dalamnya dan masak hingga kuah kental. Setelah itu tuangkan ke atas mie yang sudah digoreng kering tadi.

Karena agak repot saya belum tahu apakah cara ini dapat diterapkan di seluruh rasa Mie Instant atau tidak. Tidak ada salahnya untuk bereksperimen dengan rasa yang lain, tapi nanti bagi-bagi ke saya yah bagaimana hasilnya...

4. Pizza-mie

Kayanya cara ini agak lazim dan sering dipraktekkan. Mie Instant direbus hingga matang, lalu tiriskan. Campur telur dan dikocok hingga rata, lalu masukkan bumbunya. Campuran ini kemudian digoreng hingga matang dan agak kering. Paling enak dimakan dengan sambel.



...Read More
1

Cara Menghitung PK AC (½ PK,1 PK,dsb) untuk Ruangan Agan!

Penggunaan AC (Air Conditioner) sebagai alat penyejuk ruangan sudah umum digunakan saat ini. Cuaca yang panas di daerah kota serta sulitnya membuat ruangan dengan sirkulasi udara yang baik, membuat kebanyakan orang tidak nyaman bila berada dalam ruangan yang tidak ber-AC. Tetapi, menggunakan AC memang dapat membuat tagihan listrik membengkak. Sebagai masukan bagi anda untuk memilih AC,berikut saya akan menjelaskan tentang cara kerja AC dan tips dalam menggunakan AC.

Istilah umum yang ada bila kita membahas AC adalah PK. Mungkin pengertian PK sendiri masih belum diketahui bagi banyak orang. PK merupakan singkatan dari Paard Kracht (Daya Kuda). Ini adalah sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan BTU/h (British Thermal Unit per hour). BTU inilah yang menentukan tingkat kesejukan udara yang dihasilkan. Memang, untuk menghasilkan BTU yang besar memerlukan PK yang besar pula. Itulah sebabnya tingkat dingin yang dihasilkan oleh AC sering ditentukan berdasarkan PK nya.

Bagaimana menentukan PK yang sesuai bagi ruangan kita? Untuk menjawabnya, kita dapat menggunakan rumus berikut:

[Panjang Ruangan (m) x Lebar Ruangan (m) x Tinggi Ruangan/3 (m)] x 500

Lalu cocokkan dengan pembagian berikut:

AC ½ PK = ±5.000 BTU/h
AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
AC 1½ PK = ±12.000 BTU/h
AC 2 PK = ±18.000 BTU/h

Contoh Soal :
Ruangan kamar berukuran panjang 5 m, lebar 3 dan tinggi standar 3 m. Maka hasil perkaliannya menjadi
[5 x 3 x 3]/3 x 500 = 7500. Maka setelah dicocokkan dengan spoiler diatas, angka tersebut berada diantara 7000 dan 9000, jadi dapat digunakan AC dengan ¾ PK atau 1 PK.

Sebagai saran, sebaiknya digunakan AC berukuran 1 PK agar kerja AC tidak terlalu berat, karena bila yang digunakan AC ¾ PK, berarti AC harus bekerja lebih berat agar dapat menyesuaikan dengan ukuran ruangan.

Agar AC memberikan hasil yang maksimal dalam menyediakan udara yang segar berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:

Tips:
1.Sesuaikan ukuran ruangan dengan kapasitas AC.
2.Jangan diletakkan tepat di depan pintu, karena udara akan lebih mudah keluar ke ruangan lain.
3.Jangan letakkan AC terlalu dekat dengan atap. AC mengambil udara dari atas, maka bila terlalu dekat dengan plafon, ruang yang sempit menyebabkan udara yang masuk tidak maksimal.
4.Cuci filter AC 1 bulan sekali.
5.Lakukan pencucian evaporator AC 3 bulan sekali.   

...Read More