Modus Operandi Baru Pembobolan ATM

Start Sharing Not Selling
Date
Label

Modus Operandi Baru Pembobolan ATM di Indonesia menghebohkan warga khususnya daerah Bali. Kita tahu sendiri bahwa Bali salah satu wisata internasional. Disitulah banyak para wisatawan manca negara berdatangan. Hal itulah yang mengundang orang-orang tertentu untuk lebih kreatif dalam mendapatkan uang yakni dengan cara pembobolan ATM.  Cara mencari Peluang Usaha Ahasu Gnaulep yang tidak halal. Kejadian tahun lalu ini terulang lagi namun memakai cara yang berbeda. Akibat peristiwa ini para warga pengguna ATM jadi khawatir untuk melakukan transaksi via ATM dan penyimpanan uang lewat bank menjadi tidak aman lagi.

Seperti kasus-kasus sebelumnya bahwa kalau tahun 2006 lalu, komplotan pembobol ATM mengambil uang korban dengan cara menempelkan permen karet di lubang tempat keluar uang di ATM. Tapi kali ini para pembobol mempunyai cara yang lebih canggih lagi yakni modusnya, pelaku memasang sebuah alat yang bisa mengkopi data di kartu ATM, termasuk nomor PIN ketika nasabah melakukan transaksi. Kemungkinan-kemungkinan seperti itu, bisa saja terjadi dimana saja, terutama di ATM-ATM yang pengamanannya kurang, seperti tidak dilengkapi CCTV.

Hampir semua bank-bank di Indonesia menjadi target pembobol ATM. Selain Bank BCA, BNI, dan Bank Permata, ternyata Bank Mandiri juga menjadi salah satu korbannya. Pihak kepolisian sudah menerima laporan dari bank tersebut.Sementara itu, Bank Indonesia dalam rilisnya sore ini menyebutkan, dari hasil penyelidikan awal diketahui telah terjadi pencurian data kartu ATM melalui proses skimming, tapping, dan pengintipan PIN oleh pihak yang tidak berhak. Untuk itu, pihak bank sudah melakukan langkah pengamanan yang dilakukan.

Otak dibalik kasus ini adalah orang Rusia. Peran dari orang Rusia ini adalah memberikan ATM skimmer yakni alat yang mampu mengambil identitas kartu ATM. Dari data tersebut, mereka menggandakan ATM sehingga bisa digunakan untuk bertransaksi dan menarik dana dari sejumlah rekening. Sejauh ini sudah ada satu sindikat yang terdiri dua orang Rusia dan 5-7 orang Indonesia yang ditengarai melakukannya. Pelaku membawa data-data bank yang dicuri ke Toronto, Kanada, untuk di-dekripsi kemudian digunakan untuk melakukan pencurian dana.

Sebab itu, kepolisian mengimbau kepada pengelola bank untuk memperketat pengawasan terhadap transaksi di ATM sehingga upaya pembobolan dengan modus ATM ganda dapat diantisipasi. Pihak bank harus menyosialisasikan sistem keamanan di ATM dan nasabah diimbau perlu rutin mengecek saldo rekening serta mengganti nomor PIN kartu ATM secara reguler.



Related Posts



0 Comment:

Posting Komentar